Badminton

KPK MEMANGGIL TAUFIK HIDAYAT ATAS KASUS GRATIFIKASI KONI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil mantan atlet bulutangkis Taufik Hidayat untuk kasus korupsi terkait pencairan dana hibah Koni melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pada tahun fiskal 2018.

“Dia [Taufik] dijadwalkan untuk menginterogasi tersangka MIU,” kata juru bicara badan anti-korupsi Febri Diansyah di Jakarta, Rabu, 25 September. MIU yang disebutkan adalah Miftahul Ulum, asisten pribadi mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi .

Pada tanggal 1 Agustus, agensi telah memanggil bintang bulu tangkis itu dalam penyelidikan pengembangan kasus di kementerian. Taufik mengaku telah terpanggang tentang tugasnya ketika melayani sebagai staf khusus kementerian dan wakil ketua Unit Eksekutif Program Emas Indonesia (Satlak Prima).

Selain Taufik, badan anti-korupsi memanggil dua saksi lain hari ini untuk Miftahul, yaitu pegawai negeri dalam kementerian Edward Taufan Panjaitan dan petugas Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tommy Suhartanto.

Sebelumnya pada hari Rabu, 18 September, KPK mengumumkan Miftahul Ulum dan Imam Nahrawi sebagai tersangka korupsi dalam kasus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). KPK mencurigai Imam melalui asistennya telah menerima total Rp26,5 miliar.

 

Previous ArticleNext Article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *